Friday, 14 December 2012

No Calls


Source: Google
It was a so-so evening when my phone rang, a call from unknown number. I was in my room, browsing random stuffs on my notebook. I picked it up. I heard a lady voice ensuring that she called a right number. Then, I had a quite quick chit-chat with her before she hung up. Actually, I could say that it  was a happy call (not that famous happy call pan, of course). She told me that there’s a manager in her company want to do a phone interview with me.

So, yes, I was very-wery-berry happy at that time. She told me the date and the exact time when the manager would call. I memorized it and waited for that day to come. Excitement.

***

Tuesday, 4 December 2012

Hanging Out with Old Friend

Meet my high school friend, Nanda, last Monday and we spent our time all day in Grand Indonesia (yes,  expensive, I know). Actually, I don't really like Grand Indonesia that much (except it's interior design) because I don't feel like I am part of their market segment. I usually go here just for watching movie at Blitz or eating with friends. Shopping? Not interested. Because I am not a branded type and it just doesn't feel right if I spent my parents' money for buying something that sooo expensive, hehe. But may be I would love to go shopping here when I become financially independent :)

I went to Yoshinoya, Marché, Gramedia, and Blitz at that day. All of them are not a new thing for me except Marché. Yes, I haven't been there before. So, let me share my first exploration here.

19th Birthday's Wishes


I'm turning 19  on 27th November. Thank you & amin ya rabbal 'alamin for all the birhday wishes! And  thank you too for the presents :) By the way, people tend to make life resolutions when they're having their birthday, no? I don't usually do that, but if I have to make a resolutions before I turn 20, it would be:
  1. Being more organized and less spontanious. (Because you know, sometimes I hate myself to the fullest when I become an expert-procrastinator).
  2. Graduate, get my bachelor degree, and make my parents cry (...because of happiness).
  3. Financially independent. Aaamiiin....
  4. Going abroad. Wherever outside Indonesia, because I don't care about the destination, I just want to go abroad.
  5. Growing mature and loves Allah more and more and more.



Thursday, 22 November 2012

Not Enough

Source: Tumblr

Allah selalu punya cara yang indah untuk mengingatkan hambanya. Walaupun hambanya seringkali terserang virus amnesia dan lupa seketika meski telah diingatkan berkali-kali. Tapi tetap Allah ga pernah lelah dan terus memberikan tanda kasihnya dalam hal kecil yang simpel dan seringkali ga disadari.

Tuesday, 20 November 2012

Hari Ini

Hari ini saya membaca banyak sekali komentar dan opini yang sangat beragam seputar berita Gaza, Palestina. Sebagian besar mengecam keras perlakuan Israel terhadap Palestina, sebagian mendukung Israel, sebagian lagi mempunyai salah satu dari dua opini tersebut namun merasa tidak perlu membicarakan dan memulai perdebatan lewat media sosial karena menurut mereka itu tidak relevan dan sia-sia.

Sebagian ada yang menulis opininya di website atau akun sosialnya masing-masing (mungkin seperti yang sedang saya lakukan sekarang) dengan versi dan pemahamannya masing-masing. Tentu saja, setelah tulisan tersebut di publish, pada akhirnya memunculkan opini-opini baru dari para pembacanya, sebagian setuju dengan apa yang ditulis, sebagian sangat bertentangan dan melontarkan komentar-komentar pedas.

Tujuan saya menulis tulisan ini bukan karena saya juga ingin ikut melontarkan komentar saya tentang Palestina dan Israel. I just want to write on my own blog, for my own reminder, that people in this world really see problems from various perspectives, and I often get confused after reading so many different opinions sampai-sampai saya jadi blur di sisi mana sebenarnya saya berdiri dan pendapat apa yang saya punya untuk masalah-masalah yang saya baca tersebut.

Friday, 16 November 2012

Hiburan Hore


Udah pada tau kan ya kalo hari ini adalah Harpitnas alias hari kejepit nasional. Nah, daripada garing karena bengong-bengong aja di kamar, saya dan teman saya nan cantik jelita (sebut saja namanya Hesti, hahaha) akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan ke toko buku dan hypermarket. Emang ga jauh sih jalan-jalannya, deket banget malah, kalo istilahnya anak muda jaman sekarang, "kepeleset aja nyampe" hahaha :)) Eits, tapi jangan salah, walaupun deket jalan-jalan ke tempat belanja gitu bisa tetep me-nye-nang-kan dan refreshing, yuhuuuuuu~

Nih, tips (ga penting) ala-ala Annisa dan Hesti kalo supaya hari-hari kalian lebih berwarna saat pergi ke hypermarket manapun, hahaha.

Sunday, 9 September 2012

My Internship Story

"Ini hari terakhir kamu ya Annisa? Haduh anak manis, jangan sampe ada yang ganggu yah..."

kira-kira begitulah kalimat yang diucap sama Pak Ekel di hari Jumat (7/9) kemarin, yang seterusnya saya udah ga fokus lagi dan rasa-rasanya kok kayak ada yang mau keluar dari mata ini. Akhirnya saya cium tangan beliau aja dan ga ngeliatin muka beliau karna takut beneran nangis. Pak Ekel sendiri adalah senior officer consultant di MBDIna (singkatan untuk Mercedes-Benz Distribution Indonesia) sekaligus my new favorite man. Beliau sangat kebapakan, ramah, dan care sama seluruh pegawai lain di MBDIna. He often gave compliment & comforting words for us in the middle of our works, and for me, it's really comforting. He is 72 year-old and still so energic. Rasanya kayak punya kakek yang kerja di satu kantor sama saya, hehe.

Waktu Pak Ekel bilang begitu, saya emang lagi salam-salaman dan say good bye sama mba-mba dan beberapa mas-mas dan bapak-bapak disitu karna hari itu memang hari terakhir saya kerja sebagai anak magang disitu. Sudah genap dua bulan saya magang dan ada beberapa alasan yang membuat saya (pada akhirnya) memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak magang saya. But, over all, it was an amazing 2 months for me experiencing new stage of life.

Dan sesungguhnya saya adalah orang yang sangat ga seneng sekaligus emosional sama yang namanya perpisahan. Hari itu juga sama, saya memang berhasil untuk tidak nangis di kantor; tidak saat salah seorang mba-mba meluk saya; tidak saat saya berjalan ke pintu depan diiringi ucapan dadah dadah dari beberapa orang; tidak waktu saya mengembalikan nametag internship saya ke ibu sekretaris; dan tidak juga waktu saya akhirnya melangkah keluar dari gedung Deutsche Bank. Tapi iya saya nangis pas udah duduk di atas Kopaja P20 yang setiap Senin-Jumat selalu saya tumpangi dari Menteng sampe Kuningan selama 2 bulan belakangan ini. Berawal dari ngelamun sendiri ngeliat keluar jendela bis, dan akhirnya nangis beneran. Dasar cengeng.

***

Melanjutkan cerita di post ini, yes finally I got a good news I've been looking for. Thanks God. Masih segar diingatan tentang hari pertama saya magang disitu. Berangkat pagi-pagi dan menunggu 20 menit di depan meja resepsionis sampai akhirnya supervisor saya datang dan mengajak saya naik ke lantai 18 (resepsionis ada di lantai 17, btw) dan mengenalkan saya sama semua orang di kantor. Hari pertama ngantor was a total confusion, karna di hari itu juga, saya langsung dijejelin ilmu seputar COMSYS, Global Ordering Portal, bikin new order, macam-macam tipe mobil, etc. etc. Tapi ya seneng sih, berarti isi otak sedikit bertambah kan? hahaha

Not gonna tell y'all about all my works stuff or any routine things I did there, because I know it will be boring to read. I'll tell you what I've got there, instead. Dan yang saya maksud dengan "got" adalah  semua yang beneran saya dapat selama disana yang kelihatan wujudnya, bukan sesuatu yang abstrak macam pengetahuan atau pengalaman baru (karna kalo itu kan udah pasti and no need to mention, no?).

Jadi, satu hal yang saya suka sebagai anak magang disana adalah budaya bawalah-makanan-untuk-teman-kantor-saat-anda-ulang-tahun, yang mungkin juga menjadi budaya tidak langsung di banyak perusahaan lain. Luckily, selama saya magang disitu, ada banyak orang yang ulang tahun! yang berarti... ada banyak makanan gratis, hahaha (dasar mental anak kos). Kadang-kadang walaupun ga ada yang ulang tahun, tetap ada makanan yang dibagi-bagiin ke semua pegawai. Entah itu ibu sekretaris yang tiba-tiba order burger karna alasan yang saya ga tau sampe sekarang, atau ibu-ibu yang lagi iseng bikin mie goreng sebelum ngantor dan dibawain buat kita-kita, atau para bapak-bapak yang baik hati dan bagi-bagi toblerone mini dan cupcakes. Intinya, seru sih. Oh iya, saya juga pernah dapet kaos gratisan karna ada salah satu manager yang lagi beres-beres ruangan dan akhirnya membagikan semua barang-barang merchandise ga kepake di ruangannya.

So, last but not least, tentunya ucapan terima kasih buat seluruh pegawai MBDIna, especially my supervisor, Mr. Yudi Lesmana (now, I know his full name). If you (somehow) read this post, thanks a bunch for letting me in to your team. It's a pleasure. And for every stupid mistake I did, I have no other words but sorry. I had some fun in your company :) May the next intern of your team is better than me. Once again, super thaaaanks Mercedes-Benz Distribution Indonesia ;)