Showing posts with label internship. Show all posts
Showing posts with label internship. Show all posts

Monday, 14 January 2013

Interview 2.1

Hari-hari pertama di awal tahun ini dihabiskan dengan sangat sukacita dan heavenly bersama my favorite mammals in the world (read: my whole family) di rumah tercinta dan sesekali family time yang simpel tapi seru kayak jalan-jalan ke pantai atau makan di luar, selain itu juga bisa  meet up sama teman-teman SMP dan ngobrol-ngobrol cantik, trus juga sempet-sempetin ke dokter gigi, hasil iseng-mau-sok-check-up yang akhirnya membuat saya harus menghabiskan pagi sampai siang di dokter gigi selama 2 hari berturut-turut untuk di scaling plus membuahkan dua tambalan di geraham bawah. Selain dokter gigi, sempet juga mampir ke salon langganan jaman SMA. Bedanya, kalo dulu nyalonnya rame bareng temen-temen dan seringnya masih pake seragam karena baru pulang, kemarin kesana sendirian dan udah tambah tua, seragam SMA pun udah entah dimana rimbanya.

Tapi, ibarat tattoo, semua ke-surga-an itu hanyalah temporary. Pada akhirnya harus balik lagi ke Jakarta dan menjalani hari-hari tanpa sarapan (karena seringnya males gerak dari kasur) dan perkuliahan-perkuliahan terakhir di malam hari. Nih waktu nulis post ini, saya udah resmi (insyaAllah) ga bakal ada perkuliahan lagi sampe dapet gelar sarjana S1. Sekarang sih belum terasa apa-apa, tunggu aja beberapa minggu atau beberapa bulan dari hari post ini di-publish, pasti udah sadar dan kangen berat sama masa-masa kuliah plus dengerin dosen komat-kamit di depan kelas. Kalo kegiatan perkuliahan udah selesai, berarti tinggal nunggu UAS terakhir dan selesaiin revisi laporan magang. Setelah itu, mulai hubungin dosen pembimbing dan bikin proposal skripsi. Life is using super-jet machine, it flies really really fast. 

Friday, 14 December 2012

No Calls


Source: Google
It was a so-so evening when my phone rang, a call from unknown number. I was in my room, browsing random stuffs on my notebook. I picked it up. I heard a lady voice ensuring that she called a right number. Then, I had a quite quick chit-chat with her before she hung up. Actually, I could say that it  was a happy call (not that famous happy call pan, of course). She told me that there’s a manager in her company want to do a phone interview with me.

So, yes, I was very-wery-berry happy at that time. She told me the date and the exact time when the manager would call. I memorized it and waited for that day to come. Excitement.

***

Sunday, 9 September 2012

My Internship Story

"Ini hari terakhir kamu ya Annisa? Haduh anak manis, jangan sampe ada yang ganggu yah..."

kira-kira begitulah kalimat yang diucap sama Pak Ekel di hari Jumat (7/9) kemarin, yang seterusnya saya udah ga fokus lagi dan rasa-rasanya kok kayak ada yang mau keluar dari mata ini. Akhirnya saya cium tangan beliau aja dan ga ngeliatin muka beliau karna takut beneran nangis. Pak Ekel sendiri adalah senior officer consultant di MBDIna (singkatan untuk Mercedes-Benz Distribution Indonesia) sekaligus my new favorite man. Beliau sangat kebapakan, ramah, dan care sama seluruh pegawai lain di MBDIna. He often gave compliment & comforting words for us in the middle of our works, and for me, it's really comforting. He is 72 year-old and still so energic. Rasanya kayak punya kakek yang kerja di satu kantor sama saya, hehe.

Waktu Pak Ekel bilang begitu, saya emang lagi salam-salaman dan say good bye sama mba-mba dan beberapa mas-mas dan bapak-bapak disitu karna hari itu memang hari terakhir saya kerja sebagai anak magang disitu. Sudah genap dua bulan saya magang dan ada beberapa alasan yang membuat saya (pada akhirnya) memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak magang saya. But, over all, it was an amazing 2 months for me experiencing new stage of life.

Dan sesungguhnya saya adalah orang yang sangat ga seneng sekaligus emosional sama yang namanya perpisahan. Hari itu juga sama, saya memang berhasil untuk tidak nangis di kantor; tidak saat salah seorang mba-mba meluk saya; tidak saat saya berjalan ke pintu depan diiringi ucapan dadah dadah dari beberapa orang; tidak waktu saya mengembalikan nametag internship saya ke ibu sekretaris; dan tidak juga waktu saya akhirnya melangkah keluar dari gedung Deutsche Bank. Tapi iya saya nangis pas udah duduk di atas Kopaja P20 yang setiap Senin-Jumat selalu saya tumpangi dari Menteng sampe Kuningan selama 2 bulan belakangan ini. Berawal dari ngelamun sendiri ngeliat keluar jendela bis, dan akhirnya nangis beneran. Dasar cengeng.

***

Melanjutkan cerita di post ini, yes finally I got a good news I've been looking for. Thanks God. Masih segar diingatan tentang hari pertama saya magang disitu. Berangkat pagi-pagi dan menunggu 20 menit di depan meja resepsionis sampai akhirnya supervisor saya datang dan mengajak saya naik ke lantai 18 (resepsionis ada di lantai 17, btw) dan mengenalkan saya sama semua orang di kantor. Hari pertama ngantor was a total confusion, karna di hari itu juga, saya langsung dijejelin ilmu seputar COMSYS, Global Ordering Portal, bikin new order, macam-macam tipe mobil, etc. etc. Tapi ya seneng sih, berarti isi otak sedikit bertambah kan? hahaha

Not gonna tell y'all about all my works stuff or any routine things I did there, because I know it will be boring to read. I'll tell you what I've got there, instead. Dan yang saya maksud dengan "got" adalah  semua yang beneran saya dapat selama disana yang kelihatan wujudnya, bukan sesuatu yang abstrak macam pengetahuan atau pengalaman baru (karna kalo itu kan udah pasti and no need to mention, no?).

Jadi, satu hal yang saya suka sebagai anak magang disana adalah budaya bawalah-makanan-untuk-teman-kantor-saat-anda-ulang-tahun, yang mungkin juga menjadi budaya tidak langsung di banyak perusahaan lain. Luckily, selama saya magang disitu, ada banyak orang yang ulang tahun! yang berarti... ada banyak makanan gratis, hahaha (dasar mental anak kos). Kadang-kadang walaupun ga ada yang ulang tahun, tetap ada makanan yang dibagi-bagiin ke semua pegawai. Entah itu ibu sekretaris yang tiba-tiba order burger karna alasan yang saya ga tau sampe sekarang, atau ibu-ibu yang lagi iseng bikin mie goreng sebelum ngantor dan dibawain buat kita-kita, atau para bapak-bapak yang baik hati dan bagi-bagi toblerone mini dan cupcakes. Intinya, seru sih. Oh iya, saya juga pernah dapet kaos gratisan karna ada salah satu manager yang lagi beres-beres ruangan dan akhirnya membagikan semua barang-barang merchandise ga kepake di ruangannya.

So, last but not least, tentunya ucapan terima kasih buat seluruh pegawai MBDIna, especially my supervisor, Mr. Yudi Lesmana (now, I know his full name). If you (somehow) read this post, thanks a bunch for letting me in to your team. It's a pleasure. And for every stupid mistake I did, I have no other words but sorry. I had some fun in your company :) May the next intern of your team is better than me. Once again, super thaaaanks Mercedes-Benz Distribution Indonesia ;)


Saturday, 30 June 2012

End-of-June Post

Waktu selalu berjalan sangat cepet ya kayak yang sering saya bilang kalo lagi bikin post disini, hehe. Sekarang udah akhir Juni aja deh tau-tau, yang artinya kita udah menghabiskan separuhnya tahun 2012. Kalo diliat dari sisi akademik, ternyata eyke udah mau masuk semester tujuh yah. Pusying cyiiin~ hahaha :p

Bulan Juni-Juli-Agustus tahun ini buat saya jadi agak complicated kayak status facebook karena ada banyak hal yang harus dilakukan dan dikerjakan. Ada UAS yang masih belum selesai juga (padahal kampus lain udah selesai UAS dari satu dekade yang lalu zzz); ada juga yang namanya magang, yang selalu sukses bikin was-was dan galau sampe kebawa mimpi (sebenernya emang saya sih yang tukang mimpi kalo lagi tidur, hal-hal ga penting macem iPhone 5 yang baru diliat pas browsing sebelum tidur aja bisa jadi obyekan mimpi saya); trus ada juga jalan-jalan angkatan 2009; juga acara-acaranya ISAFIS tercinta yang tidak lain dan tidak bukan adalah Jakarta Model United Nation (JMUN) 2012 dan Indonesia International Week (IIW) 2012. Hebatnya, mereka semua bersatu dalam melodi dan irama, dengan tanggal yang nyaris samaan dan dempet-dempetan persis orang naik kopaja pas jam pulang kerja. :s

Jadinyaaa sekarang dengan sangat menyesal yah harus ada yang dikorbankan deh. Kali ini yang harus dikorbankan adalah jalan-jalan angkatan yang seyogyanya *halah* bakal diadain dari tanggal 6 sampai 8 Juli, karena tanggal 6 juga bakal ada Opening Ceremony IIW 2012 dimana saya mau ikut bantu-bantu plus ngerecokin plus lagi ketemu bule-bule, hahahaha; dan di tanggal 7 saya musti ngejemputin 7 anak-anak Laos di bandara (dan sepertinya juga bakal jadi tour guide dadakan + gratisan) karena mereka bakal jadi participants JMUN 2012 yang dimulai tanggal 9 Juni. Padahalnya lagi, tanggal 9 Juni itu (seharusnya) adalah hari pertama saya magang, tapi berhubung sampai saat ini masih menunggu jawaban dari  si Perusahaan, yaudah deh yuk mari enjoy aja, haha. Tahun ini juga ga bisa ikut IIW ke Jogja dan Bali kayak tahun lalu karena harus ngurusin kejelasan magang tadi. Tapi tak apa-apa, ntar saya deh yang susulin tu bule-bule ke negaranya masing-masing (amiin), hehehe.

Sekian curhatan saya kali ini, intinya mah I wanna get rid of this final exams and start enjoying my summer holiday, as soon as possible, please. Sampai jumpa di curhatan-curhatan ga penting lainnya di kemudian hari. Babay!

Wednesday, 27 June 2012

My Interview Story

Photo Source: here

I had my first internship interview last Monday afternoon at Mercedes-Benz Distribution Indonesia, the office building is located at Imam Bonjol Street, near Bundaran HI.

Several weeks ago, I sent my application to Mercedes-Benz for an internship in marketing division, it was my very first application because until I write this post, I haven’t sent any other applications to another companies. So, I sent my cover letter, internship application letter, GPA transcript, and also my CV to their HR Department, and surprisingly, on Wednesday (20/06) I got a phone call from Mercedes-Benz and the lady on the phone said whether I could come for an interview on Friday morning or not. I directly said that I could make it, and its deal. But, the next day, she called me again and said that the interview had to be cancelled because the interviewer had another business, and the interview was rescheduled to be on Monday at 2 p.m.